Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Puisi (Indonesia Poetry)

Hijau habis

  Biru berderai di atas perhatikan Berhias ragam bentuk tak berbatas Hijau tergerai di bawah menahan Terpijak sang saudagar bersepatu mewah Biru perhatikan Manusia punya akal, kekuasaan Binatang tanpa akal, kehilangan Tumbuhan tak bersuara, kesakitan Bumi menjerit dimutilati perlahan Biru perhatikan Sudah dan akan Perlahan lalu lahap, habiskan Hijau kemayu jadi coklat keras kehitaman perlahan Rubuh bersatu ke tanah bumi penuh setan Biru perhatikan Hari pun bulan pun tahun berganti Pohon tinggi tak eksis lagi Beton kaca mencapai langit  Hijau sudah habis, biru.. Giliranmu kini

Instagram

Little rainbow square is a software Consist by million data In thing called hardware Poisoned million soul  Tap.. See.. Others Vacation... Love... Job... Others Life.. News.. Lie.. Others Jealous... Want.. Try.. Get.. Like Others Little rainbow square made by human Made for simplify life Little rainbow square is artifice Made..         let go the soul,                torturing self,                    destroy mental of the young soul Who is     Jealous... Want.. Try.. Get.. Like Others

Harry Belatimu

Harry Belatimu Mengiris Terus mengiris Tak terlihat merah, biru keruh tampak luar sini Lebih jelas, coba rasakan, merah di dalam sini Harry Belati Mu Kau tak akan bertahan Teriris Tetap teriris Berhenti bicara, kumohon Berhenti menatap, kumohon Harry Belati Mu, tidak,  Harry Kau Belatinya, Ya Hancur, Hancur sudah Semua indra yang kau hiasi mutiara Hebat, Kau Tuan Luar biasa, Kau yang mulia  Bisakah setidaknya belati mu langsung menusuk jantungku saja Aku benci belati mu yang memutilasi diriku perlahan, Tuan Harry, Belati Mu  Tidak, Tuan Harry kau Belatinya

Obsesi

Obsesi Berangan memanipulasi bayangan Halu terkata pikiran terpendam Asa lara berkecamuk tak relevan Terasa kencang tak jua teredam Mata memotret sesuatu yang indah Membuat darah nan gelora meningkat Gila rasa berdesir penuh gerah Obsesi serta dia ingin kudapat Duhai rasa yang misteri Bahkan jepretan hati tak menghardik Sakit terasa tuk coba memiliki Sang Ambisi obsesi tak jua melirik ~aurellreed~

Rintik Hujan

Rintik Hujan Rintik hujan meneracah  Menerpa bunga indah merekah Ritme alam bak symponi hati Merendahkan hati sang empu akh Deras hujan mengelu lidah membisu rasa Gejolak hati resah mendesah Ku hanyalah insan melata Melabuh rasa tuk tambatan asa Sang pencipta hujan... Pantaskah aku melabuh rasa? Pantaskah aku mendapat langit?Sedangkan aku hanya tanah bergerigi ~ aurellreed~

kode rahasia

Kode rahasia Kusentuhkan tinta pen di tangan Menarik vertikal horizontal sambil berangan Angka dan huruf dijadikan wali Untuk sesuatu yang ku hardik tak akan terjadi 123π tidak jelas bukan Mungkin hanya sekadar goresan Tapi tidak,  Sengaja kuukir kode itu Agar dapat menjadi pintu Untuk membuat nya peka Agar kita dapat bersama Walau diawali kode Rahasia ~aurellreed~

kiasan

Kiasan Dan segalanya bagai kiasan,  Yang indah dan muncul berkat ingatan Kuingin melupakan  Tapi, berbagai hal datang membuat hati menahan jeritan Semua karena salah mata, juga hati yang menjadikanmu sebagai tambatan Ini bukan soal mantan Bukan juga soal kedekatan Melainkan coretan yang sangat indah dalam perwakilan harapan ~aurellreed~ 123π

Keresahan Ingatan

Keresahan Ingatan Aku selalu mencoba tuk menggapai Tapi kau sangat jauh Di malam hari kusering berandai Kau menjadi penghilang Jenuh Ingatanmu itu, Bagaikan beribu titik di atas kertas Senyuman itu, Bagai suatu perasaan yang mengeu lepas Ku hanya melihat, lalu merasakan Ku hanya mendengar, lalu merindukan Semuanya membingungkan Padahal aku hanya mengenal tampang Dengan segala upaya agar tetap terpampang Mengetahui namamu yang berakhir "fi" Mengukir nya dan berharap itu abadi ~aurellreed~ Once upon a time When i fall in love with him 123π

You're first saturday

You're first saturday Tinggi semampai tak mampu ku  menyamai,,  terbuai mataku melihat sosok asing menyejukkan dibalik secarik kain hitam berlist putih,, untung saja aku masih bisa terkoordinasi jika tidak ntah aku jatuh atau pikiranku melayang menabrak langit,, - - ~aurellreed~

Sepasang Insan Bisu

Sepasang insan bisu  Angin sekali kali menghampiri Tepat ke arah dua insan bisu di meja cokelat tua yang biasa saja Empat penghuni terhormat belum tiba juga,  Seperti sengaja membiarkan kedua orang bisu belajar berbicara Lengan pria diatas meja menutupi sesuatu yang sedang dilihatnya Punggung wanita bersandar dengan rasa kesal penasaran Keduanya sedang liar dalam kegiatan yang tak diketahui  Terjadi dalam otak berharga mereka Angin menerpa seakan berbicara menyuruh seorang insan mulai berlatih berkata Akhirnya pria jangkung lakukan Hanya sebuah kata yang bisa dimatikan oleh wanita Terdiam beribu abad Gadis ber-iris cokelat tua pun lakukan Kata dengan rasa empati, penasaran, kasih sayang dan sedikit amarah yang kontras Tapi pria jangkung bodoh Kepalanya mengarah ke gadis, menatap matanya Dan menganggukannya sedikit Berdehem mengakhiri bahasanya Gadis yang ditangannya terdapat buku tebal memaki dalam hati "Pria bodoh" Lalu otaknya Menyuruhnya berjanji "Jangan lagi"  H...

Lagi dan Lagi

Langkah kasar kupijakkan Mulutku terbuka meritme tawa Ku palingkan sejenak kepala  Mataku mencelak melihat dia dibawah Aduhaii, tubuh yang indah kontras,  Kulit Putih menyejukkan, Alis hitam yang membingkai sempurna Bak Pangeran dongeng di dunia nyata Dengan ekspresi tawa yang indah Sapaan seorang membuyarkan Seorang yang kuanggap hanya menyapa Lantas penyapa itu naik keatas Menghampiri diriku yang sedang menstabilkan pikiran akan  dirinya dibawah Penyapa berbicara, menyampaikan cerita yang membuatku ingin meledak di tempat Sesuatu yang tak masuk akal Teman sang dia yang berbicara Dengan keliangauan yang meraja lela Dia, mulai merasa, mulai membalas Aku tidak percayaa Bisa jadi penyapa membual Tapi?  Bagaimana dengan perkataan teman dia sang idaman Padahal, baru saja aku menjadi manusia tanpa rasa Kenyataan memang beda, sekejap saja aku merasakan debaran lagi Lebih kencang, rasa penasaran meraja lela Ingin kupercaya, namun takut sakit akhirnya Ternyata Dia seorang pe...